Email: cs@detakpustakatoko.com
Tlp/WA: +62 858-5003-8406
Beranda » Blog » Motivasi Tokoh Protagonis Novel yang Kuat dan Jelas itu Penting!

Motivasi Tokoh Protagonis Novel yang Kuat dan Jelas itu Penting!

Motivasi Tokoh Protagonis Novel yang Kuat dan Jelas itu Penting!

Motivasi tokoh protagonis menjadi bagian penting dalam menyusun premis, yang tentunya juga menjadi bagian penting dalam penulisan novel. Sebelumnya kita sudah membahas mengenai langkah untuk menulis novel yaitu menentukan ide cerita dan perumusan premis. Pada langkah penulisan premis cerita salah satunya adalah memastikan adanya motivasi yang kuat dan jelas dari tokoh protagonis.

Motivasi Tokoh Protagonis Novel yang Kuat dan Jelas itu Penting!

Cerita novel yang bagus terlahir dari premis cerita yang kuat. Premis cerita yang kuat tercipta dari adanya motivasi tokoh protagonis yang kuat dan jelas. Motivasi yang kuat tidak harus suatu hal yang rumit. Karena pembaca terkadang lebih mudah memahami dan suka suatu hal yang sederhana.

Motivasi selain kuat juga haruslah jelas. Tidak ambigu. Lalu apa yang dimaksud dengan motivasi tersebut? Dan seberapa penting  motivasi tokoh protagonis yang kuat dan jelas? Silahkan menyimak penjelasan di bawah ini.

Apa itu motivasi tokoh?

Motivasi tokoh adalah alasan dibalik perilaku dan tindakan si tokoh khususnya tokoh protagonis di dalam cerita novelmu. Motivasi tersebut bisa jadi perihal untuk memenuhi kebutuhan yang mempengaruhi kelangsungan hidup si tokoh. Misalnya pencapaian profesional dalam hal karir, cinta, atau pun perihal keinginan untuk balas dendam.

Jenis sasaran motivasi

Berdasarkan jenis sasarannya, motivasi dari tokoh protagonis dibagi menjadi dua yaitu:

Motivasi dengan sasaran garis besar cerita

Motivasi ini merupakan motivasi yang mendorong si tokoh protagonis di sepanjang alur. Yaitu dari awal cerita dimulai hingga akhir dari ceritanya. Pada umumnya motivasi jenis ini hanya ada satu atau dua di sepanjang novel. Motivasi jenis inilah yang akan kita bahas lebih detail.

Untuk contohnya kita ambil dari novel Ranah 3 Warna:

Alif termotivasi untuk bisa kuliah di ITB dan merantau untuk menggapai jendela dunia sampai ke benua Amerika walaupun dia merupakan lulusan pondok pesantren.

Motivasi dengan sasaran berupa adegan

Motivasi ini menimbulkan adegan-adegan kecil sesuai dengan peristiwa tertentu dalam alur cerita. Adegan tersebut merupakan reaksi tokoh protagonis terhadap peristiwa tertentu di dalam cerita novel. Motivasi jenis ini jumlahnya tidak hanya satu atau dua. Jumlahnya tergantung dengan alur, setting, dan panjangnya cerita novelmu.

Untuk contohnya kita ambil dari novel Ranah 3 Warna:

Alif mengalami berbagai motivasi adegan mulai dari “diremehkan oleh sahabatnya bahwa Dia tidak bisa kuliah di ITB”, “Alif kehilangan ayah untuk selamanya dan itu mengganggu proses kuliahnya”, dan berbagai peristiwa lain ketika Dia telah berhasil ke Benua Amerika.

Mengapa tokoh protagonis membutuhkan motivasi yang kuat?

Tanpa adanya motivasi yang kuat, tokoh protagonis akan dengan mudah untuk tidak memiliki arti bagi alur cerita di novelmu. Bahkan dapat menyebabkan alur ceritamu tidak maju. Sehingga ceritamu tidak pernah mencapai tonggak cerita penting yang dibutuhkan.

Konflik yang ada pada novelmu pun tentu saja akan hambar jika motivasi si tokoh protagonisnya tidak kuat. Hambarnya cerita tentu akan berdampak pada pembaca. Pembaca mungkin tidak mau lagi melanjutkan membaca novel yang kamu tulis.

Kriteria motivasi yang baik (kuat dan jelas)

Melansir The Novel Smithy, suatu motivasi berpotensi menjadi motivasi yang baik jika memenuhi beberapa kriteria, yaitu:

  1. Motivasi mereka harus mampu mengungkapkan sesuatu tentang mereka sebagai pribadi.
  2. Motivasi mereka harus terasa kredibel jika dibandingkan dengan elemen lain dari karakter mereka, seperti kepribadian, tujuan, latar belakang, atau kepercayaan mereka.
  3. Motivasi harus menciptakan ketegangan dalam cerita ketika bersanding dengan konflik yang lebih luas dari keseluruhan alur cerita novel.
  4. Motivasi harus memaksa tokoh protagonis untuk terlibat dengan konflik cerita dan sebagai hasilnya harus bisa memajukan aksi.

Mengapa penting memahami motivasi tokoh protagonis novelmu?

Kamu tidak cukup dengan sekedar mengetahui apa yang dimaksud dengan motivasi tokoh. Kamu juga perlu memahami mengapa hal tersebut penting dalam proses penulisan novel.

Agar memudahkan penulis untuk mengerti isi kepala si tokoh

Dengan motivasi yang kuat dan jelas akan memudahkanmu untuk memposisikan diri sebagai tokoh novelmu. Kamu akan mengetahui apa yang seharusnya dilakukan jika berada di posisi tokoh yang kamu ciptakan.

Menuliskan karakter yang sedang ‘marah’ akan terasa sulit jika motivasi yang memicu marahnya itu terlalu lemah. Maka lebih baik menciptakan situasi yang melemahkan motivasi tokoh, yang mengakibatkan timbulnya kemarahan tokoh.

Pembaca membutuhkan motivasi tokoh agar kredibel

Pembaca lebih menyukai motivasi tokoh, di mana motivasi tersebut bisa untuk dipercaya. Motivasi tersebut harus kredibel, bila tidak kredibel pembaca akan membaca tokoh novelmu bagaikan boneka aneh berpakaian manusia. Mungkin kamu bisa membayangkannya seperti ketika melihat seorang aktor yang berakting, tapi aktingnya terlihat jelek. Aktingnya kaku dan tidak natural, kurang termotivasi karena motivasinya terlalu lemah.

Jadi, penting untuk penulis menghidupkan tokoh protagonis dengan motivasi yang kuat, dan jelas. Penting pula untuk memberikan alasan yang kredibel dan dapat dimengerti atas apa yang mereka lakukan di dalam cerita novelmu. Tanpa adanya motivasi yang kuat, jelas, dan kredibel cerita di novelmu akan terasa hambar. Lalu untuk cara membuatnya, silahkan klik di sini.

Tuliskan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

×

Keranjang belanja

Tidak ada produk di keranjang.

Kembali ke toko