Sebagai seorang guru, kita wajib menggunakan pendekatan pembelajaran ketika mengajar di kelas. Sebagai sudut pandang dalam merancang suasana belajar yangbaik, minim gangguan, dan penuh partisipasi aktif, guru perlu memilih pendekatan pembelajaran yang tepat.
Dalam praktikkanya, ada banyak jenis pendekatan pembelajaran yang bisa guru sesuaikan dengan kebutuhan serta karakteristik siswa di kelas. Mulai dari pendekatan kontekstual, deduktif, saintifik, sampai pendekatan realistik.
Pengertian dan Jenis-Jenis Pendekatan Pembelajaran yang Bisa Guru Terapkan di Kelas
Melalui artikel ini, kita akan mempelajari ruang lingkup pendekatan pembelajaran, seperti pengertian, tujuan, jenis-jenis, hingga perbedaannya dengan model pembelajaran. Harapannya, setelah membaca informasi ini, teman-teman dapat menerapkan salah satu atau beberapa pendekatan agar materi pelajaran dapat disampaikan secara efektif dan diserap dengan baik oleh siswa. Agar makin paham, yuk simak pembahasan lengkapnya di bawah ini:
Apa itu Pendekatan Pembelajaran?
Pendekatan pembelajaran adalah upaya yang guru gunakan untuk mewujudkan suasana belajar yang kondusif sebagai cara untuk memenuhi target yang telah ditentukan. Pada intinya, pendekatan pembelajaran merupakan salah satu tahapan yang harus guru kerjakan demi meningkatkan penguasaan materi dan keterampilan siswa.
Dengan begitu, guru mampu menetapkan strategi pembelajaran maupun gaya belajar yang akan diterapkan dengan berbagai langkah yang terstruktur dan sistemik.
Apa Tujuan Pendekatan Pembelajaran?
Berikut adalah beberapa tujuan pendekatan pembelajaran yang perlu kita ketahui bersama, yaitu:
- Meningkatkan pemahaman serta penguasaan materi.
- Mengembangkan kemampuan berpikir logis, analitis, dan kritis.
- Mendorong siswa untuk lebih giat belajar.
- Meningkatkan keterampilan sosial siswa melalui proyek kolaboratif (diskusi, tugas kelompok).
- Mengembangkan sikap dan keterampilan siswa seumur hidup.
Apa Jenis-Jenis Pendekatan Pembelajaran?
Jenis-jenis pendekatan pembelajaran berdasarkan orientasinya terbagi menjadi dua, yaitu sebagai berikut:
1. Pendekatan pembelajaran berpusat pada guru (teacher-centered)
Pada pendekatan ini, guru memiliki kendali penuh atas semua proses belajar mengajar, sedangkan siswa berperan sebagai penerima informasi yang guru sampaikan. Jenis pendekatan pembelajaran sangat umum dipakai pada kurikulum-kurikulum terdahulu.
Mulai dari aturan, materi, dan alur kegiatan ditetapkan sepenuhnya oleh guru. Akibatnya, siswa cenderung pasif dan hanya mengikuti petunjuk yang guru berikan.
Sisi baiknya, guru memiliki kemampuan mengajar yang sangat bagus, terutama dalam manajemen waktu dan mengendalikan perilaku siswa di kelas. Namun, siswa menjadi sangat terbatas dalam mengembangkan bakat, keterampilan, dan minat mereka. Pengalaman belajar yang siswa peroleh juga sangat minim, sebab mereka hampir tidak pernah diberi ruang untuk melakukan eksplorasi secara mandiri.
2. Pendekatan pembelajaran berpusat pada siswa (student-centered)
Pendekatan ini memposisikan siswa sebagai tokoh utama yang aktif dalam proses pembelajaran, sementara guru hanya sebagai fasilitator dan pembimbing. Pola ini sudah diterapkan sejak Kurikulum 2013 hingga Kurikulum Merdeka karena sesuai dengan perkembangan zaman.
Di sini, siswa mendapatkan keleluasaan untuk mengasah potensi sesuai minat mereka dan terbiasa berpikir mandiri. Walaupun demikian, tantangan terbesar terletak pada efisiensi waktu. Proses eksplorasi mendalam terkadang memakan waktu lama dan guru juga sering mengalami kesulitan dalam memenuhi target silabus yang sudah terjadwal di kalender akademik.
Apa Saja Macam-Macam Pendekatan Pembelajaran?

Berikut adalah beberapa macam pendekatan pembelajaran yang dapat guru pilih untuk aktivitas belajar mengajar di kelas.
1. Pendekatan kontekstual
Pendekatan kontekstual merupakan pendekatan pembelajaran yang menghubungkan materi pelajaran secara langsung dengan realita kehidupan sehari-hari siswa. Tidak hanya menyampaikan teori, tapi juga mengajak siswa memahami kegunaan praktis dari apa yang mereka pelajari dan mengimplementasikannya dalam lingkungan tempat tinggal.
2. Pendekatan konstruktivisme
Pendekatan konstruktivisme adalah pendekatan pembelajaran yang menekankan pada pengalaman langsung supaya siswa mampu membangun pengetahuan secara mandiri secara aktif. Tujuan utama dari teknik ini yaitu proses siswa dalam memahami materi, bukan sekadar hasil akhirnya.
3. Pendekatan deduktif
Pendekatan deduktif merupakan pendekatan pembelajaran yang melatih siswa untuk berpikir logis dengan cara mengenalkan prinsip, konsep, dan teori terlebih dahulu. Setelah siswa memahaminya dengan baik, guru akan memberikan beberapa contoh nyata beserta bukti pendukung untuk menyelesaikan masalah sekaligus menarik kesimpulan.
4. Pendekatan induktif
Kebalikan dari pendekatan deduktif, pendekatan induktif adalah pola pembelajaran yang mengajak siswa melakukan pengamatan pada kasus atau fenomena di awal pelajaran. Dari kumpulan fakta dan contoh yang spesifik dan relevan tersebut, guru membimbing siswa untuk mengambil kesimpulan dalam bentuk konsep, hukum, atau aturan.
5. Pendekatan saintifik
Pendekatan saintifik merupakan proses belajar yang dirancang khusus agar siswa aktif layaknya seorang peneliti profesional lewat tahapan mengatami, bertanya, mengumpulkan data, menganalisis, dan menarik kesimpulan. Pendekatan ini dapat kita jumpai di Kurikulum 2013.
6. Pendekatan sains, teknologi, dan masyarakat (STM)
Pendekatan pembelajaran ini menggabungkan pemahaman teori, penelitian, sekaligus kepedulian lingkungan agar siswa memiliki wawasan yang luas. Selain supaya siswa memiliki pemikiran yang matang, metode ini juga bertujuan untuk melatih siswa mampu mengambil keputusan yang bijak saat menghadapi suatu permasalahan.
7. Pendekatan open-ended
Pendekatan pembelajaran ini menyajikan masalah yang sengaja guru desain dengan banyak jawaban benar atau beberapa cara penyelesaian. Bukan sekadar menemukan jawaban akhir, melainkan melatih kemampuan berpikir kreatif dalam proses menemukan suatu solusi.
8. Pendekatan realistik
Pendekatan realistik merupakan pendekatan pembelajaran yang menggunakan situasi nyata yang dekat dengan kehidupan siswa sebagai tumpuan awal. Di sini, guru berperan sebagai pembimbing yang akan mengajak siswa belajar secara mandiri, berdiskusi, dan memahami berbagai sudut pandang teman-temannya tanpa mencela.
Apa Perbedaan Pendekatan Pembelajaran dengan Model Pembelajaran?
Di bawah ini adalah penjelasan ringkas mengenai beberapa aspek yang membedakan pendekatan pembelajaran dengan model pembelajaran yang tersaji dalam bentuk tabel.
Aspek Pembeda | Pendekatan Pembelajaran | Model Pembelajaran |
| Sifat | Filosofis, umum, dan berupa pandangan dasar atau kerangka berpikir. | Konkret, terstruktur, dan punya pola open-ended yang jelas. |
| Cakupan | Sebagai landasan atau dasar untuk memilih strategi dan metode mengajar. | Menaungi seluruh proses belajar, mulai dari pendekatan, metode, hingga teknik pembelajaran. |
| Komponen Utama | Berpusat pada guru atau siswa . | Memiliki tahapan/langkah kerja (sintaks) yang jelas. |
| Contoh |
|
|
FAQ Seputar Pendekatan Pembelajaran
Berikut adalah beberapa pertanyaan sekaligus jawaban yang berkaitan dengan pendekatan pembelajaran.
Q1: Bagaimana cara guru memilih pendekatan pembelajaran yang tepat?
Caranya yaitu dengan melihat tiga hal, yaitu:
- Karakteristik materi: apakah siswa lebih membutuhkan pemahaman konsep atau praktik.
- Karakteristik siswa: usia, kemampuan, dan latar belakang.
- Ketersediaan fasilitas atau sarana di sekolah dan waktu.
Q2: Apakah guru bisa menggabungkan beberapa jenis pendekatan pembelajaran sekaligus?
Bisa saja. Pendekatan pembelajaran memiliki sifat yang fleksibel sehingga bisa digabungkan sesuai dengan kebutuhan materi pelajaran. Jadi, siswa juga bisa lebih aktif dan tidak mudah bosan saat belajar di kelas.
Demikianlah, paparan mengenai jenis-jenis pendekatan pembelajaran lengkap dengan pengertian, tujuan, serta perbedaannya dengan model pembelajaran. Semoga setelah membaca artikel ini, wawasan dan pengetahuan teman-teman terkait dunia akademik semakin bertambah dan memperoleh beragam inspirasi baru, ya!
