Deskripsi
Dian Puspita Purnamasari harus berdiri tegak setelah dua pilar surganya runtuh: sang suami, Fahri, dan ayahnya, Pak Ibrahim. Sebagai orang tua tunggal, ia bertarung melawan impitan ekonomi demi anak-anaknya. Di titik terendah itu, seutas bantuan datang dari masa lalu yang paling ingin ia kubur—Fikri. Alih-alih terharu, harga diri Dian meronta, mengira mantan kekasihnya itu kembali mempermainkan nasibnya.
Keadaan kian pelik saat nestapa merenggut senyum Faliha, sahabat baik Dian. Gagal meraih cinta sang bos yang ternyata diam-diam telah menikah, Faliha menghilang tanpa jejak, membawa lari luka menganganya. Fakta bahwa bos tersebut adalah Fikri membuat luka lama Dian kembali berdarah. Di matanya, Fikri tak lebih dari pengecut yang dulu membiarkannya dicaci maki, dan kini kembali menghancurkan orang terdekatnya. Puncak kepahitan meledak di Tanah Suci. Di atas Jabal Rahmah, saat Dian melantunkan doa memohon imam terbaik, Fikri tiba-tiba muncul menyodorkan cincin berlian. Bukannya terkesima, hempasan trauma masa lalu membuat Dian melayangkan sebuah tamparan keras, mengoyak kesyahduan bukit kasih sayang itu.
Apa yang sesungguhnya disembunyikan Fikri? Kini, ia berdiri tertatih di antara dua kepingan hati yang hancur karena dirinya. Di antara masa lalu yang belum tuntas dan takdir yang membelenggu, jalan mana yang akan dipilih Fikri untuk menebus segala dosanya?






Ulasan
Belum ada ulasan.