blog

Cara Menggunakan Mendeley untuk Penulisan Skripsi yang Perlu Kamu Pahami

Cara Menggunakan Mendeley untuk Penulisan Skripsi yang Perlu Kamu Pahami

Menulis skripsi memerlukan banyak referensi, mulai dari artikel jurnal sampai buku ilmiah. Untuk mempermudah dalam mengolah sumber referensi tersebut, kamu memerlukan sofware yang dapat memudahkan menemukan dan menuliskan referensi.

Salah satu aplikasi yang bisa kamu gunakan yaitu Mendeley. Aplikasi manajemen referensi ini membantu kamu mengatur sumber ilmiah, memasukkan sitasi, dan menyusun daftar pustaka melalui fitur yang tersedia.

Cara Menggunakan Mendeley untuk Penulisan Skripsi yang Perlu Kamu Pahami

Nah, agar kamu bisa menggunakan software Mendeley dengan lebih baik kamu perlu memahami cara menggunakan Mendeley untuk skripsi. Pembahasan terkait hal tesebut selengkapnya bisa kamu lihat pada uraian di bawah ini:

Mengenal Mendeley dan Fungsinya dalam Penulisan Skripsi

Mendeley merupakan aplikasi manajemen referensi yang membantu mahasiswa dan peneliti mengumpulkan, mengatur, serta menggunakan sumber ilmiah dalam karya akademik. Melalui aplikasi ini, kamu dapat menyimpan informasi bibliografi dan mengelola dokumen referensi untuk mendukung penulisan skripsi.

Lebih detail lagi, Mendeley memiliki beberapa fungsi yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa, yaitu:

  • Mengelola referensi ilmiah: kamu dapat menyimpan informasi publikasi dan mengatur sumber agar mudah ditemukan kembali.
  • Memasukkan sitasi: fitur integrasi dengan aplikasi pengolah kata yang didukung membantu kamu mencantumkan kutipan dalam teks.
  • Membuat daftar pustaka: kamu dapat menghasilkan bibliografi berdasarkan sitasi yang tercatat dalam dokumen.
  • Mengatur gaya sitasi: Mendeley mendukung sejumlah gaya sitasi yang dapat kamu pilih sesuai kebutuhan.
  • Mengelompokkan referensi: kamu dapat mengatur sumber berdasarkan topik atau kebutuhan penelitian.

Cara Menggunakan Mendeley untuk Penulisan Skripsi

Berikut cara menggunakan Mendeley untuk penulisan skripsi:

1. Buat Akun dan Siapkan Aplikasi Mendeley

Langkah pertama adalah mengakses situs resmi Mendeley dan mengikuti petunjuk untuk membuat akun atau masuk. Setelah itu, pilih layanan atau aplikasi yang sesuai dengan kebutuhanmu.

Mendeley Reference Manager membantu kamu mengelola referensi. Sementara itu, Mendeley Cite menyediakan fitur untuk memasukkan sitasi dan membuat bibliografi melalui Microsoft Word yang kompatibel.

Sebelum melanjutkan, periksa kompatibilitas aplikasi dengan perangkat dan pengolah kata yang kamu gunakan. Pastikan juga kamu mengikuti panduan untuk versi Mendeley yang terpasang. Langkah ini akan mempermudah proses integrasi saat kamu mulai menulis skripsi.

2. Kumpulkan Referensi yang Relevan dengan Penelitian

Setelah menyiapkan aplikasi, kumpulkan sumber ilmiah yang mendukung topik skripsimu. Kamu bisa mencari artikel melalui Google Scholar, portal jurnal ilmiah, repositori perguruan tinggi, atau basis data akademik yang sesuai dengan bidang penelitian.

Namun, jangan hanya mengejar jumlah referensi. Periksa relevansi topik, kredibilitas sumber, dan kesesuaian isi dengan pertanyaan penelitianmu.

Sebagai contoh, jika kamu meneliti pengaruh media sosial terhadap perilaku konsumen, carilah sumber yang membahas teori perilaku konsumen, penggunaan media sosial, dan hasil penelitian terdahulu. Kamu juga dapat mengumpulkan referensi tentang metode penelitian yang sesuai.

Dengan memilih sumber sejak awal secara cermat, kamu akan lebih mudah menyusun kajian pustaka. Referensi yang relevan juga membantu kamu membangun argumen berdasarkan penelitian yang dapat dipertanggungjawabkan.

3. Masukkan Referensi ke Mendeley

Setelah mengumpulkan sumber, tambahkan referensi tersebut ke Mendeley. Kamu dapat mengimpor dokumen PDF atau memasukkan informasi bibliografi melalui fitur yang tersedia.

Ketika kamu menambahkan PDF, Mendeley dapat membantu membaca informasi publikasi tertentu. Meski demikian, hasil pembacaan otomatis tidak selalu akurat. Oleh karena itu, periksa kembali informasi setiap referensi sebelum menggunakannya dalam skripsi. Pastikan kamu memeriksa beberapa unsur berikut:

  • Nama penulis.
  • Tahun publikasi.
  • Judul artikel atau buku.
  • Nama jurnal atau penerbit.
  • Volume, nomor, dan halaman jika relevan.
  • DOI atau identitas publikasi lain jika tersedia.

Pemeriksaan ini penting karena kesalahan metadata dapat memengaruhi sitasi dan daftar pustaka. Jika kamu memperbaiki data sejak awal, kamu tidak perlu mengulang banyak pekerjaan saat skripsi memasuki tahap revisi.

4. Kelompokkan Referensi Berdasarkan Topik

Cara Menggunakan Mendeley untuk Penulisan Skripsi yang Perlu Kamu Pahami

Ketika jumlah sumber mulai bertambah, kamu perlu mengatur referensi agar tidak kesulitan menemukannya. Manfaatkan fitur koleksi atau pengelompokan yang tersedia dalam aplikasi Mendeley yang kamu gunakan.

Misalnya, kamu dapat membuat kelompok referensi untuk landasan teori, penelitian terdahulu, metode penelitian, dan pembahasan. Jika skripsimu memiliki beberapa variabel, kamu juga bisa mengelompokkan sumber berdasarkan masing-masing variabel.

Pengelompokan ini membantu kamu menemukan literatur yang sesuai saat menulis bab tertentu. Selain itu, kamu dapat melihat sumber mana yang sudah terkumpul dan bagian mana yang masih membutuhkan referensi tambahan.

Dengan sistem pengelolaan yang teratur, proses pencarian literatur akan menjadi lebih efisien. Kamu pun bisa mengurangi waktu yang terbuang untuk mencari dokumen di berbagai folder.

5. Hubungkan Mendeley dengan Microsoft Word

Tahap berikutnya adalah menghubungkan Mendeley dengan aplikasi pengolah kata. Integrasi ini memungkinkan kamu memasukkan sitasi dan menyusun daftar pustaka tanpa mengetik setiap format secara manual.

Jika kamu menggunakan Microsoft Word, ikuti panduan resmi Mendeley Cite untuk memasang atau mengakses fitur tersebut. Pastikan versi Word dan aplikasi Mendeley yang kamu gunakan mendukung integrasinya.

Setelah integrasi siap, buka dokumen skripsi dan ikuti petunjuk pada Mendeley Cite untuk memilih referensi. Sebelum memasukkan banyak kutipan, coba gunakan satu referensi terlebih dahulu. Cara ini membantu kamu memastikan bahwa fitur sitasi berfungsi dengan baik.

Perlu kamu perhatikan bahwa langkah integrasi dapat berbeda menurut versi aplikasi. Karena itu, jangan langsung mengikuti tutorial lama yang membahas Mendeley Desktop jika kamu menggunakan Mendeley Reference Manager dan Mendeley Cite.

6. Pilih Gaya Sitasi Sesuai Pedoman Kampus

Sebelum memasukkan banyak kutipan, periksa pedoman penulisan skripsi dari fakultas atau program studimu. Setiap kampus dapat menerapkan gaya sitasi yang berbeda sesuai bidang ilmu dan kebijakan akademiknya. Beberapa gaya sitasi yang sering digunakan antara lain:

Gaya SitasiPenggunaan yang Umum
APA StylePsikologi, pendidikan, dan ilmu sosial
IEEETeknik, komputasi, dan teknologi
VancouverKedokteran dan sejumlah bidang kesehatan
ChicagoSejumlah bidang humaniora dan ilmu sosial

Penggunaan tersebut bersifat umum, bukan aturan mutlak. Kamu tetap perlu mengikuti ketentuan kampus atau arahan dosen pembimbing.

Setelah mengetahui gaya yang diperlukan, pilih format yang sesuai melalui fitur Mendeley Cite jika tersedia. Kemudian, periksa hasil sitasinya. Jika kampus menerapkan aturan khusus di luar format standar, kamu mungkin perlu melakukan penyesuaian tambahan.

7. Masukkan Sitasi ke Dalam Naskah Skripsi

Setelah menyiapkan referensi dan gaya sitasi, kamu dapat mulai memasukkan kutipan ke dalam naskah. Letakkan kursor pada bagian kalimat yang membutuhkan sumber, lalu gunakan fitur sitasi untuk mencari dan memilih referensi yang sesuai.

Misalnya, kamu sedang menjelaskan teori yang menjadi dasar penelitian. Pilih publikasi yang benar-benar mendukung penjelasan tersebut. Jangan menggunakan referensi hanya karena judulnya terlihat mirip dengan topik skripsimu.

Setelah memasukkan sitasi, baca kembali kalimat dan paragrafnya. Pastikan kamu sudah menjelaskan gagasan dengan bahasamu sendiri ketika melakukan parafrasa. Jika menggunakan kutipan langsung, ikuti aturan pencantuman kutipan yang berlaku.

Mendeley membantu proses teknis penulisan sitasi, tetapi kamu tetap bertanggung jawab atas ketepatan penggunaan sumber. Dengan begitu, sitasi tidak hanya memenuhi format akademik, tetapi juga mendukung argumen penelitian secara tepat.

8. Buat Daftar Pustaka Otomatis

Setelah memasukkan sitasi, gunakan fitur bibliografi yang tersedia untuk menghasilkan daftar pustaka. Mendeley membantu menyusun entri berdasarkan referensi yang tercatat melalui integrasi sitasi.

Fitur ini sangat membantu ketika skripsimu menggunakan banyak sumber. Kamu tidak perlu mengetik setiap entri dari awal, sehingga pekerjaan penyusunan daftar pustaka menjadi lebih praktis.

Namun, daftar pustaka otomatis bukan berarti bebas dari kesalahan. Periksa nama penulis, judul publikasi, tahun terbit, dan informasi lainnya. Pastikan pula format, urutan, tanda baca, dan ketentuan khususnya sesuai dengan pedoman kampus.

Jika kamu menemukan data yang keliru, perbaiki informasi referensi di Mendeley dan periksa kembali hasil bibliografinya. Langkah ini membantu menjaga akurasi daftar pustaka sampai tahap akhir penulisan.

9. Periksa Kesesuaian Sitasi dan Daftar Pustaka

Langkah terakhir adalah memeriksa seluruh sitasi dan daftar pustaka. Pastikan setiap sumber yang kamu kutip tercantum dalam bibliografi. Sebaliknya, pastikan setiap entri daftar pustaka memang digunakan dalam naskah sesuai aturan kampus.

Pemeriksaan ini semakin penting ketika kamu merevisi skripsi. Kamu mungkin menambahkan referensi baru, menghapus kutipan, atau mengganti sumber yang kurang relevan.

Setelah melakukan perubahan, perbarui dan periksa kembali daftar pustaka. Perhatikan juga konsistensi format serta ketepatan informasi publikasi. Dengan pemeriksaan akhir, kamu dapat mengurangi kesalahan teknis sebelum menyerahkan skripsi kepada dosen pembimbing atau penguji.

Itulah cara menggunakan Mendeley untuk skripsi. Semoga bisa membantumu dalam menyusun sitasi dan referensi di tugas akhir yang sedang kamu kerjakan, ya.

FAQ tentang Cara Menggunakan Mendeley untuk Skripsi

1. Bagaimana cara menggunakan Mendeley untuk penulisan skripsi?

Siapkan akun dan aplikasi, masukkan referensi, periksa metadata, hubungkan Mendeley dengan pengolah kata yang didukung, lalu masukkan sitasi dan buat daftar pustaka.

2. Apakah Mendeley bisa membuat daftar pustaka otomatis?

Ya. Mendeley dapat membantu membuat daftar pustaka berdasarkan sitasi yang tercatat melalui integrasi yang didukung. Kamu tetap perlu memeriksa akurasi data dan formatnya.

3. Apakah Mendeley bisa digunakan di Microsoft Word?

Mendeley Cite mendukung integrasi dengan Microsoft Word yang kompatibel. Periksa panduan resmi untuk memastikan aplikasi dan versi yang kamu gunakan mendukung fitur tersebut.

4. Apakah Mendeley wajib digunakan untuk skripsi?

Tidak selalu. Periksa kebijakan kampus atau program studi. Jika tidak ada kewajiban menggunakan aplikasi tertentu, pilih alat yang sesuai dengan kebutuhanmu.

5. Apakah Mendeley dapat mencegah plagiarisme?

Tidak secara otomatis. Mendeley membantu mengelola sitasi dan referensi, tetapi kamu tetap harus mengutip sumber, memparafrasekan gagasan dengan benar, dan mengikuti etika penulisan ilmiah.

🚚
Pengiriman Cepat
JNE, J&T, SiCepat
💳
Bayar Aman via Tripay
BCA, BRI, QRIS, OVO, ShopeePay
📚
Buku Original
Langsung dari penerbit
💬
Customer Service
WA: 0857-1020-4409
Tanya admin