Deskripsi
Bahasa merupakan bagian penting dari perjalanan sejarah suatu bangsa. Pada masa kolonial, bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi medium penyebaran ideologi, pembentukan identitas, perlawanan, serta perebutan pengaruh di tengah perubahan sosial yang berlangsung. Melalui media cetak pada awal abad ke-20, berbagai gagasan tentang kekuasaan, modernitas, pendidikan, budaya, hingga nasionalisme disampaikan dan diperdebatkan melalui pilihan bahasa yang digunakan.
Draft Kontestasi Bahasa di Fajar Pergerakan menghadirkan kumpulan kajian yang berangkat dari pembacaan kritis terhadap arsip surat kabar dan majalah kolonial, khususnya Sin Po serta beberapa media sezaman. Beragam tulisan dalam buku ini mengungkap bagaimana bahasa menjadi arena kontestasi yang mempertemukan kepentingan kolonial, masyarakat pribumi, komunitas Tionghoa, dan berbagai kelompok sosial lainnya. Pembaca diajak menelusuri dinamika perkembangan bahasa Melayu menuju bahasa Indonesia, penggunaan ejaan lama, representasi sosial, praktik hegemoni, propaganda, serta berbagai wacana yang berkembang pada masa fajar pergerakan nasional.
Dengan memadukan perspektif linguistik, sejarah, dan kajian budaya, buku ini menawarkan pemahaman bahwa bahasa bukan sekadar cermin realitas, melainkan juga kekuatan yang membentuk cara berpikir, identitas, dan kesadaran kolektif masyarakat. Oleh karena itu, buku ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi mahasiswa, dosen, peneliti, maupun pembaca umum yang ingin memahami keterkaitan antara perkembangan bahasa Indonesia dengan dinamika sosial-politik pada masa kolonial serta relevansinya terhadap kehidupan berbangsa pada masa kini






Ulasan
Belum ada ulasan.