blog

Cara Menganalisis Jurnal beserta Formatnya yang Perlu Diketahui

Cara Menganalisis Jurnal beserta Formatnya yang Perlu Diketahui

Sebagai seorang akademisi, menganalisis jurnal ilmiah merupakan langkah penting untuk memahami inti dari sebuah penelitian. Tidak hanya membaca keseluruhan isi artikel, kegiatan ini juga bertujuan untuk membedah setiap komponen yang ada di dalamnya. Mulai dari latar belakang, metode, sampai temuan penting guna menemukan pokok permasalahan dan research gap (kesenjangan penelitian).

Agar ulasan yang kita hasilkan sistematis dan mudah dimengerti, kita harus mengetahui bagaimana cara menganalisis jurnal dan formatnya dengan baik. Selain memastikan standar dan kualitas jurnal, kita juga harus memastikan kaidah penulisan ilmiahnya.

Cara Menganalisis Jurnal beserta Formatnya yang Perlu Diketahui

Melalui artikel ini, kita akan mempelajari beberapa cara menganalisis jurnal dengan benar beserta format yang wajib ada di dalamnya. Harapannya, setelah membaca artikel ini teman-teman dapat memahami setiap bagian jurnal dengan lebih baik, menemukan pokok pemikiran penulis secara cepat, serta mampu menulis analisis yang objektif dan terstruktur.

Yuk, langsung saja kita simak penjelasan lengkapnya di bawah ini, dimulai dari pengertian analisis jurnal terlebih dahulu.

Apa itu Analisis Jurnal?

Analisis jurnal adalah kegiatan mengkaji isi dari suatu artikel ilmiah secara sistematis, objektif, mendalam, dan kritis dengan menggunakan sudut pandang sendiri. Melalui proses ini, pengulas akan menjelaskan gambaran hasil penelitian secara ringkas dan padat. Dengan begitu, pembaca bisa memahami berbagai poin penting penelitian secara cepat dan efisien tanpa perlu membaca keseluruhan artikel dari awal hingga akhir.

Secara umum, kita juga dapat mengartikan analisis jurnal sebagai upaya menguraikan topik atau pembahasan yang rumit menjadi tulisan yang lebih sederhana dan gampang pembaca pahami. Dengan membedah setiap komponen dalam artikel ilmiah, kontribusi dan hasil penelitian dapat kita serap secara lebih jelas.

Bagaimana Cara Menganalisis Jurnal?

Berikut adalah tiga cara atau langkah dalam menganalisis jurnal yang perlu kita pahami, yaitu:

1. Memastikan standar kualitas

Cara menganalisis jurnal yang pertama yaitu dengan memastikan bahwa jurnal tersebut memiliki kualitas yang terjamin. Pada umumnya, jurnal akademik hanya fokus pada topik atau disiplin ilmu tertentu, meskipun ada juga  beberapa publikasi yang memuat beragam cabang ilmu.

Demi menjaga standar keilmuan dan validasi ilmiah, kita disarankan untuk memilih artikel yang sudah melewati proses peer-review yang dilakukan oleh para ahli. Hal ini menjadi patokan bahwa materi dan temuan bahwa jurnal atau tulisan tersebut  telah memenuhi syarat kelayakan dan aturan yang berlaku.

2. Memberikan informasi rinci

Setelah memastikan kualitas jurnal, cara menganalisis jurnal yang kedua adalah memeriksa apakah artikel yang akan kita analisis menyajikan data dan informasi secara lengkap. Kelengkapan informasi ini sangat penting, khususnya pada bagian deskripsi percobaan dan perhitungan yang peneliti lakukan.

Rincian yang memadai memungkinkan peneliti lain untuk melakukan pengujian ulang dan memverifikasi kebenaran hasil penelitian tersebut secara mandiri. Tidak hanya itu, kita juga perlu mencatat kelebihan, kekurangan, serta temuan penting yang peneliti dapatkan sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun analisis.

3. Memastikan standar ilmiah

Cara menganalisis jurnal yang tidak kalah penting yaitu memperhatikan gaya bahasa dan kaidah penulisan ketika menulis laporan hasil analisis. Penggunaan bahasa harus selalu mengacu pada aturan penulisan akademik yang berlaku.

Jika ulasan disusun dalam Bahasa Indonesia, pastikan pilihan kata, tata bahasa, serta ejaannya sudah sesuai dengan panduan baku PUEBI atau KBBI. Dengan menerapkan gramatika yang benar, laporan analisis kita akan terlihat profesional dan isinya mudah pembaca pahami.

Format Analisis Jurnal yang Benar

Cara Menganalisis Jurnal beserta Formatnya yang Perlu Diketahui

Berikut adalah format yang wajib ada ketika kita melakukan analisis jurnal, yaitu:

1. Identitas jurnal

Bagian pertama dalam yaitu identitas jurnal yang berisi informasi mendasar tentang publikasi yang dianalisis, mulai dari nama jurnal, volume, jumlah halaman, hingga tahun terbit. Di sini, kita juga perlu mencantumkan judul lengkap artikel beserta nama-nama penulisnya.

2. Abstrak jurnal

Abstrak merupakan gambaran umum tentang isi keseluruhan artikel yang dianalisis secara singkat dan padat. Intinya, bagian ini adalah menyajikan ringkasan topik utama serta berbagai kata kunci yang kita bahas di dalamnya.

3. Pendahuluan

Pendahuluan merupakan bagian dalam analisis jurnal yang menjelaskan alasan di balik pemilihan artikel serta mengapa kita melakukan kajian tersebut. Misalnya, kita bisa menyampaikan urgensi dan pentingnya masalah dalam artikel untuk diulas lebih mendalam.

4. Landasan teori

Dalam landasan teori, kita bisa memaparkan berbagai teori maupun referensi utama yang melandasi pemikiran dalam jurnal tersebut. Penjelasan harus kita sampaikan dengan agar agar pembaca dapat dengan mudah memahami sumber rujukan yang peneliti gunakan.

5. Tujuan penelitian

Tujuan penelitian merupakan format analisis jurnal yang menjelaskan sasaran atau hasil akhir yang peneliti atau penyusun artikel ilmiah ingin capai.

6. Metode penelitian

Metode penelitian adalah bagian yang menguraikan cara, pendekatan, atau teknik yang peneliti pakai dalam proses pengumpulan data dan penyelesaian masalah. Penjelasan mengenai langkah-langkah ini penting untuk mengetahui bagaimana proses penelitian di lapangan berlangsung.

7. Hasil dan pembahasan

Di bagian ini, kita dapat menyajikan temuan utama beserta ulasan kritis terhadap data yang ada. Cara menyampaikan hal ini harus sistematis dan jelas supaya memudahkan pembaca dalam memahami hasil penelitian tersebut.

8. Kesimpulan

Bagian terakhir dalam analisis jurnal yaitu kesimpulan. Pada poin ini, kita bisa menuliskan ringkasan atau poin-poin utama dari seluruh proses analisis yang sudah dilakukan. Selain menuangkan temuan penting, kita juga dapat memberikan penilaian akhir terhadap artikel ilmiah yang dianalisis.

Apa Perbedaan Analisis Jurnal dengan Review Jurnal?

Di bawah ini merupakan tabel yang berisi penjelasan ringkas mengenai perbedaan analisis jurnal dengan review jurnal yang dilihat dari beberapa aspek.

Aspek

Analisis Jurnal

Review Jurnal

Fokus UtamaMembahas dan memahami inti permasalahan, tujuan, rujukan, serta research gap dalam suatu artikel ilmiah.Membaca, memahami, serta menyampaikan ulasan kritis dan penilaian terhadap mutu artikel ilmiah.
Ruang Lingkup KegiatanTerbatas pada penguraian dan penjelasan struktur serta isi materi supaya lebih ringkas.Meliputi pemahaman mendalam, evaluasi kelebihan dan kekurangan, serta pemberian pendapat objektif sekaligus kritis.
Tujuan AkhirMembantu pembaca mencerna ide pokok atau pikiran utama penelitian secara lebih cepat dan jelas.Menyediakan referensi atau rujukan tepercaya sebelum melakukan penelitian baru.
PenerapanDapat kita gunakan saat ingin mendalami isi dan argumen utama dari sebuah karya ilmiah.Sangat tepat untuk kita pakai ketika membutuhkan pembanding, bahan evaluasi, atau penentuan arah penelitian selanjutnya.

Nah, itulah penjelasan lengkap tentang cara menganalisis jurnal, lengkap dengan pengertian, format, dan perbedaannya dengan review jurnal. Semoga setelah membaca artikel ini, pengetahuan dan wawasan teman-teman terkait jurnal ilmiah semakin bertambah, ya!

Kalian juga tidak lagi merasa kebingungan dan kesulitan ketika mendapatkan tugas untuk melakukan analisis atau menyusun ulasan karya ilmiah, baik untuk keperluan skripsi maupun penelitian. Semangat belajar dan sampai jumpa di artikel menarik kami berikutnya!

🚚
Pengiriman Cepat
JNE, J&T, SiCepat
💳
Bayar Aman via Tripay
BCA, BRI, QRIS, OVO, ShopeePay
📚
Buku Original
Langsung dari penerbit
💬
Customer Service
WA: 0857-1020-4409
Penulis Detak Pustaka?
Cek royalti, status naskah, dan laporan penjualan buku Anda di dashboard penulis.
Buka Dashboard
Tanya admin