Email: cs@detakpustakatoko.com
Tlp/WA: +62 858-5003-8406
Beranda » Blog » 5 Alasan Menggunakan Nama Pena yang Unik Sebagai Penulis

5 Alasan Menggunakan Nama Pena yang Unik Sebagai Penulis

5 Alasan Menggunakan Nama Pena sebagai Penulis

Saat memulai profesi sebagai penulis, terkadang banyak penulis baru yang merasa bingung. Apakah harus menggunakan nama pena atau tidak. Hal ini terjadi karena banyak yang tidak tahu alasan menggunakan nama pena atau Pseudonym  yang tepat sebagai penulis.

Di sisi lain beberapa penulis ternama di Indonesia yang pada awalnya menggunakan pseudonym, lalu ia memutuskan untuk menggunakan nama aslinya. Salah satu penulis tersebut adalah Fahd Pahdepie. Dia saat ini kembali menggunakan nama aslinya Fahd Pahdepie .

5 Alasan Menggunakan Nama Pena Sebagai Penulis

Lalu apa yang harus kamu pertimbangkan saat memilih menggunakan nama pena atau nama asli saat menulis? Di artikel ini kami membahas beberapa alasan menggunakannya yang wajib kamu tahu sebelum memutuskan untuk menggunakan nama pena  atau nama asli saat menulis.

1. Alasan memakai nama pena karena memiliki nama asli yang sama dengan penulis lain

Salah satu alasan seorang penulis lebih memilih menggunakan nama pena atau nama samaran, adalah karena memiliki nama asli yang sama dengan penulis lain. Apalagi jika penulis itu adalah penulis terkenal. Hal ini akan membuat kamu kesulitan dalam mendaftarkan hak cipta dalam buku yang kamu terbitkan.

Selain itu jika penulis menggunakan nama yang sama atau hampir sama, hal ini akan membuat para pembaca merasa kebingungan untuk membedakan karya buku penulis tersebut.

2. Nama asli yang tidak sesuai genre atau kurang menarik sebagai branding

Alasan selanjutnya saat penulis memilih menggunakan nama pena saat menulis atau menerbitkan buku, disebabkan karena memiliki nama yang tidak sesuai dengan genre tulisan. Saat memutuskan menggunakan nama pena yang lebih unik, penulis berharap nama tersebut akan memberikan branding yang baik di setiap bukunya.

Bahkan penulis yang biasanya juga menulis buku dengan genre yang berbeda-beda, mereka juga memiliki beberapa nama pena untuk menyesuaikannya. Contohnya adalah penulis novel misteri dari Luar negeri Agatha Christie. Di mana dia juga menggunakan nama Mary Westmacott saat menerbitkan buku dengan genre baru yaitu genre romansa.

3. Memilih menggunakan nama pena karena alasan penerbitan buku

Beberapa penulis memilih menggunakan nama pena bahkan lebih dari satu nama dengan alasan penerbitan. Hal itu disebabkan karena beberapa penerbit membatasi jumlah penerbitan buku dari satu penulis dalam jumlah tertentu. Untuk mengatasinya penulis biasanya menggunakan nama pena baru.

Selain itu ada beberapa penerbit yang biasanya mengharuskan penulis menggunakan nama pena yang baru saat menerbitkan buku bersama beberapa penulis lain. Ketika menulis bersama biasanya para penulis memutuskan untuk menggunakan nama pena yang baru.

4. Melindungi privasi diri dan keluarga

Seorang penulis biasanya memilih menggunakan nama pena untuk alasan profesionalitas dan melindungi privasi kehidupan dalam dunia nyata. Selain itu beberapa penulis juga menggunakan nama pena untuk melindungi keluarga tercinta dan juga profesi sebenarnya.

Karena saat menjadi penulis terkenal mungkin ada banyak pembaca yang menyukai tulisan kita atau bahkan malah kurang setuju dengan cerita yang kita tulis. Kemudian ada beberapa tindakan yang tidak baik kepada kita dan keluarga kita.

Tentu kita sebagai penulis tidak menginginkan hal itu terjadi. Oleh karena itu menggunakan nama pena bisa menjadi salah satu langkah yang aman untuk melindungi kehidupan pribadi seorang penulis.

Namun ketika kamu juga ingin mempromosikan profesimu yang ada di dunia nyata. Sebaiknya kamu tetap menggunakan nama aslimu untuk semakin mengenalkan profesimu baik dalam dunia kepenulisan atau profesi dunia nyata.

5. Menggunakan nama pena hanya untuk kesenangan pribadi

Alasan terakhir biasanya penulis memilih menggunakan pseudonym saat menerbitkan buku hanya untuk kesenangan pribadi. Hal ini biasanya terjadi karena penulis memiliki penulis idola yang selama ini juga menjadi salah satu sumber inspirasi untuk menciptakan karya.

Karena begitu mengidolakannya, penulis tersebut biasanya menambahkan nama samaran dengan kata yang sama dengan penulis yang mereka kagumi.

Setelah membaca artikel ini, apakah kamu tertarik menggunakan nama pena sebagai penulis? Kamu juga harus tahu bagaimna cara membuat nama pena aesthetic sebagai branding dirimu dan karya-karyamu.

Tuliskan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

×

Keranjang belanja

Tidak ada produk di keranjang.

Kembali ke toko