Email: toko@detakpustaka.com
Tlp/WA: +62 857-1020-4409
Beranda » Blog » Resume Jurnal Adalah: Pengertian, Format, dan Cara Membuatnya

Resume Jurnal Adalah: Pengertian, Format, dan Cara Membuatnya

Resume Jurnal Adalah Pengertian, Format, dan Cara Membuatnya

Salah satu rahasia di balik kemampuan peneliti dan akademisi dalam memahami jurnal ilmiah yakni dengan melakukan resume jurnal. Selain dapat mencerna isi jurnal dalam waktu singkat, lewat resume jurnal kita juga bisa menentukan apakah jurnal tersebut relevan dengan kebutuhan atau tidak.

Bagi kalangan akademisi seperti dosen, mahasiswa, dan peneliti, resume jurnal sangat membantu untuk menangkap esensi penelitian, tanpa harus membaca halaman demi halaman. Walaupun wujudnya lebih singkat, sebuah resume yang baik harus tetap objektif dan sesuai dengan isi dokumen aslinya. Dengan demikian, pembaca tetap memperoleh gambaran akurat mengenai keabsahan penelitian tersebut.

Resume Jurnal Adalah: Pengertian, Format, dan Cara Membuatnya

Melalui artikel ini, kita akan membahas secara detail mengenai pengertian, format, dan cara membuat resume jurnal yang baik. Harapannya, setelah membaca tulisan ini, teman-teman tidak lagi bingung ketika harus merangkum isi jurnal dan dapat menyajikannya dengan efektif. Tidak perlu menunggu lama, mari kita mulai dari pengertian jurnal terlebih dahulu.

Pengertian Jurnal

Secara sederhana, kita bisa mengartikan jurnal sebagai laporan resmi dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh sivitas akademika di lingkungan perguruan tinggi. Jurnal bukan hanya rangkaian kata biasa, melainkan karya ilmiah yang proses pengerjaannya terbilang cukup panjang. Sebab, harus diperiksa dan dibenahi oleh editor serta layouter sebelum diterbitkan secara resmi.

Pada umumnya, satu judul jurnal mempunyai panjang antara 8 sampai 12 halaman. Hal ini bergantung pada aturan dari tempat atau kampus jurnal tersebut dipublikasikan. Dikarenakan isinya yang agak tebal dan padat, muncul istilah resume jurnal. Fungsinya, untuk merangkum isi jurnal yang panjang menjadi tulisan yang lebih praktis untuk dibaca.

Pengertian Resume Jurnal

Setelah memahami pengertian jurnal, kita beralih ke poin selanjutnya yakni makna resume jurnal yang sebenarnya. Intinya, resume jurnal adalah versi singkat dari sebuah laporan penelitian ilmiah. Dengan adanya resume, pembaca lebih mudah menangkap poin-poin penting dalam jurnal.

Manfaat utama dari menulis resume yakni untuk menjelaskan isi jurnal yang kompleks ke dalam poin-poin yang lebih ringkas dan mudah dipahami. Walaupun tulisannya jadi jauh pendek, penulis resume tidak boleh menambahkan pendapat pribadi atau mengubah maksud yang ingin penulis jurnal (peneliti) sampaikan.

Format Penulisan Resume Jurnal

Resume Jurnal Adalah Pengertian, Format, dan Cara Membuatnya

Setelah mengetahui pengertian jurnal dan resume jurnal, tahap selanjutnya yaitu memahami format penulisan resume jurnal. Mari kita mulai dari bagian pertama berikut ini:

1. Identitas jurnal

Format resume jurnal yang pertama yaitu identitas jurnal. Pada bagian ini, kita perlu mencantumkan judul lengkap, nama penulis, penerbit, dan tanggal jurnal tersebut diterbitkan.

Informasi yang tersaji secara detail membuat pembaca tidak bingung mencerna isi jurnal. Selain itu, pembaca juga bisa dengan mudah mencari dokumen asli bila ingin membaca pembahasan yang lebih mendalam.

2. Latar belakang masalah

Bagian kedua dari format penulisan resume jurnal adalah latar belakang masalah. Di bagian ini, kita bisa memaparkan alasan mengapa penelitian tersebut dilakukan secara singkat. Poin utamanya adalah menangkap gagasan pokok perihal permasalahan atau fenomena yang mendasari penulis menyusun karyanya.

3. Tujuan penelitian

Setelah membuat latar belakang masalah, kita perlu menuliskan tujuan atau target yang ingin peneliti capai secara akurat. Kita harus memastikan tujuan tersebut tetap selaras pada apa yang penulis asli uraikan di dalam jurnalnya. Dengan begitu, pembaca dapat memahami arah dan fokus dari studi yang peneliti sudah lakukan.

4. Metode penelitian

Bagian selanjutkan dari format penulisan resume jurnal adalah metode penelitian. Pada tahap ini kita bisa menguraikan cara kerja peneliti dalam menghimpun data dan mengolahnya menjadi tulisan utuh.

Selain itu, kita juga bisa menjelaskan metode atau teknik apa yang digunakan, bagaimana proses pengambilan sampel/data, hingga pendekatan yang dipilih untuk menganalisis masalah. Hal ini bertujuan supaya pembaca mengetahui bahwa hasil penelitian diperoleh dari cara kerja yang baik dan bisa dipertanggungjawabkan.

5. Hasil temuan

Setelah melaksanakan proses penelitian, peneliti pasti mendapatkan temuan-temuan tertentu yang kemudian dimasukkan dalam jurnal. Saat sampai ke bagian ini, penulis resume cukup mengambil ide pokok atau poin-poin penting dari temuan tersebut tanpa mengubah fakta aslinya.

6. Kesimpulan akhir

Bagian akhir dari format resume jurnal ilmiah yaitu memberikan kesimpulan akhir. Kesimpulan ini berisi inti sari yang mengaitkan hasil penelitian dengan latar belakang masalah yang dijelaskan di awal.

Kita bisa merangkum jawaban atau berbagai pertanyaan penelitian secara komprehensif, mulai dari gambaran yang bersifat umum sampai ke detail-detail penting yang menjadi penutup. Bagian ini membantu pembaca memahami hasil sekaligus pelajaran dari keseluruhan jurnal tersebut.

Cara atau Tips Membuat Resume Jurnal

Agar kalian semakin andal, berikut beberapa cara atau tips yang dapat dilakukan dalam membuat resume jurnal, yaitu:

1. Membaca jurnal secara menyeluruh

Tips membuat resume jurnal yang pertama adalah membaca seluruh isi jurnal dari halaman pertama hingga terakhir. Pastikan pula jurnal yang ingin kita resume mempunyai bagian yang sempurna, mulai dari pendahuluan, metode penelitian, hingga kesimpulan.

Dengan membaca setiap bagian jurnal dengan saksama, kita bisa memperoleh gambaran utuh perihal isi tulisan tersebut. Bila menjumpai kata-kata sulit atau istilah teknis yang asing, kita dapat mencari artinya di kamus atau referensi lain supaya kita lebih paham.

2. Menemukan dan mencatat ide pokok

Selesai memahami isi jurnal, langkah selanjutnya yakni menemukan ide pokok yang tersebar di setiap bagian jurnal. Caranya, kita bisa menandai kalimat-kalimat penting yang merangkum inti tulisan. Misalnya, apa permasalahan utamanya, bagaimana metode pengumpulan data yang digunakan, dan bagaimana hasil analisis datanya.

3. Menyusun resume jurnal

Apabila semua ide pokok sudah terkumpul, maka kita bisa mulai menyusun resume. Pastikan isi resume jurnal sesuai dengan dokumen aslinya dan tidak menyimpang dari apa yang ditulis oleh peneliti.

Selain itu, kita juga tidak diperbolehkan untuk menuliskan opini atau pendapat pribadi yang bisa mengubah tujuan dari jurnal tersebut. Dalam penyajiannya, kita harus fokus pada informasi yang tertuang di dalam sumber aslinya dengan memakai kalimat yang lebih ringkas namun tetap akurat.

4. Memeriksa kembali hasil tulisan yang sudah dibuat

Cara membuat resume jurnal yang terakhir yaitu membaca sekaligus memeriksa kembali hasil tulisan dari atas sampai bawah. Proses pengecekan ini bertujuan untuk menemukan kesalahan ketik, penggunaan kata yang kurang pas, atau tanda baca yang salah. Dengan meninjau ulang, kita dapat memastikan bahwa resume jurnal yang sudah dibuat benar-benar rapi, objektif, dan relevan dengan naskah originalnya.

Demikianlah, penjelasan lengkap mengenai pengertian, format penulisan, hingga cara menyusun resume jurnal yang baik dan benar. Semoga setelah membaca artikel ini, teman-teman yang awalnya bingung bagaimana membuat resume jurnal dapat lebih paham dan terampil. Di samping itu, semoga kalian juga bisa meningkatkan kemampuan analisis dan penulisan ilmiah, ya!

Tuliskan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Keranjang belanja

Tidak ada produk di keranjang.

Kembali ke toko