Deskripsi
Pantun adalah puisi lama Indonesia yang lahir dari tradisi lisan masyarakat rakyat. Dahulu, orang-orang terbiasa berbalas pantun secara spontan, mengandalkan kecepatan berpikir dan kepiawaian memainkan kata tanpa banyak pertimbangan. Seiring waktu, tradisi ini juga hadir dalam bentuk tertulis, namun tetap terikat pada aturan baku yang menjadi ciri khasnya. Di balik kesederhanaannya, membuat pantun tidak mudah.
Setiap larik harus disusun dengan cermat agar pesan yang disampaikan tetap berada dalam koridor pantun itu sendiri. Karena itu, pantun bukan sekadar hiburan kata, melainkan alat penguat pesan sekaligus penjaga nilai-nilai budaya yang diwariskan lintas generasi. Pantun Kearsipan memanfaatkan kekuatan itu untuk mengajak masyarakat mengenal pentingnya arsip serta melindungi dan menyelamatkannya, baik arsip pribadi maupun arsip di lingkungan kerja. Buku ini menyoroti arsip-arsip vital perorangan yang bernilai guna primer dan sekunder, seperti ijazah, akta kelahiran, surat kendaraan, surat tanah, sertifikat pelatihan, piagam penghargaan dan arsip dinamis lainnya yang menjadi tanggung jawab instansi tempat pembaca bekerja.
Sebagai penguat kearifan lokal, empat bab dalam buku ini ditulis dalam bahasa Kutai, mendukung pembelajaran muatan lokal di sekolah dan kampus. Pilihan ini juga menegaskan keterkaitan tema arsip dengan Kutai Kartanegara, wilayah yang dikenal memiliki jejak arsip tertulis tertua di Nusantara melalui prasasti Yupa.






Ulasan
Belum ada ulasan.