Deskripsi
Jurnalisme media elektronik mengalami perkembangan yang signifikan seiring waktu dan kemajuan teknologi. Tahun 1838, telegraf merupakan media ajaib yang bisa mengantarkan pesan menggunakan perantara elektronik. Pada tahun 1920-an lahir lagi media baru yang kita kenal dengan radio, benda ajaib ini mampu menyampaikan pesan dari stasiun dan ditangkap menggunakan radio.
Kemudian pada tahun 1940-an lahir lagi sebuah media baru yang mampu menampilkan visual dan audio. Pada abad 20 merupakan awal lahirnya media baru ini, ditandai dengan penemuan jaringan internet. Memasuki abad 21 saat ini lahirlah media sosial seperti, Facebook (FB), Twitter (X), Instagram (IG), dan TikTok hingga muncul istilah viralisasi media sosial.
Buku ini menjelaskan tentang jurnalisme media elektronik, mulai dari pengertian dan sejarahnya, dari radio hingga new media. Buku ini juga membahas karakteristik, etika jurnalisme, tahapan liputan jurnalisme media elektronik, penulisan naskah berita, penjelasan berita, tantangan jurnalisme media elektronik di era viralisasi media sosial, karakteristik jurnalisme media sosial, paradigma jurnalis media mainstream dan media sosial, hingga tantangan pegiat media sosial.
Buku ini ditulis oleh seorang jurnalis yang pernah bekerja di berbagai media lokal dan nasional. Dalam buku ini juga akan dijelaskan bagaimana menjadi jurnalis yang mengajak dalam hal Amar Ma’ruf Nahi Mungkar.
Jumlah Halaman: 170



Ulasan
Belum ada ulasan.