Deskripsi
Strategi peningkatan resiliensi ekonomi masyarakat melalui pelaksanaan kebijakan blue economy. Salah satu usaha untuk mengatasi permasalahan pada masyarakat terutama pada masyarakat pesisir dengan menerapkan kebijakan blue economy yang mampu menuai manfaat ekonomi dan memanfaatkan sumber daya laut secara berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan, dan melestarikan ekosistem laut. kerangka pikir dari penelitian ini mengadopsi dari teori manajemen strategi, yang terdiri dari perencanaan dan perumusan strategi.
Metode penelitian ini mengunakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan campuran (mixed method) dengan desain eksploratory berurutan (sequential eksploratory design). Populasi dan sampel pada penelitian adalah masyarakat nelayan di Desa Harapan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara FGD, kuesioner, dan dokumentasi. Dengan teknik analisis data menggunakan analisis SWOT.
Hasil penelitian ini berupa perumusan strategi yang dimulai dengan menentukan nilai IFAS dan EFAS kemudian menentukan posisi kuadran. Penelitian ini menunjukan bahwa posisi kuadran pada analisis SWOT berada pada diagram IV dimana posisi tersebut berada pada kuadran IV yaitu mendukung strategi WO strategi (turn arround) atau berbalik arah yang artinya mempunyai kelemahan besar dan peluang besar. Strategi yang harus dilakukan adalah dengan meminimalkan kelemahan untuk memanfaatkan peluang.
Rekomendasi pada penelitian ini yang ditujukan untuk para nelayan yaitu, meningkatkan kualitas SDM, membuat koperasi simpan pinjam, bekerjasama dalam membersihkan pantai. Bagi pemerintah membuat program-program bantuan lainnya dengan memberikan bantuan modal serta alat tangkap yang modern untuk para nelayan, menegakkan hukum bagi penangkapan ilegal (ilegal fishing).






Ulasan
Belum ada ulasan.