Pengertian Iklan Media Cetak, Ciri, dan Jenis-Jenisnya

Saat ini kita hidup di era digital, di mana segala informasi bisa kita peroleh dengan cepat. Namun dibalik itu, ada iklan media cetak yang tetap berdiri tegak di tengah gempuran berbagai bentuk promosi yang memanfaatkan teknologi komunikasi.
Berbeda dengan iklan digital yang terkadang lewat begitu saja, iklan yang terdapat di media cetak memberikan sensasi haptik yang membuat pembaca berhenti sejenak dan menelaah informasi secara detail. Kita dapat menjumpai jenis iklan ini di koran, majalah, brosur, hingga baliho yang terpajang di pinggir jalan.
Pengertian Iklan Media Cetak, Ciri, dan Jenis-Jenisnya
Melalui artikel ini, kita akan membahas secara mendalam apa yang dimaksud dengan iklan media cetak, mulai dari pengertian, ciri-ciri, hingga jenis-jenisnya. Harapannya, setelah mencermati tulisan ini, teman-teman dapat lebih memahami peran penting media konvensional dalam pemasaran suatu produk/jasa. Agar semakin jelas, mari kita simak uraian di bawah ini.
Apa itu Iklan Media Cetak?
Pada dasarnya iklan media cetak merupakan suatu upaya yang dilakukan oleh pelaku bisnis atau perusahaan untuk menawarkan produk/jasa mereka lewat publikasi cetak. Para pelaku usaha ini ingin memberikan informasi sekaligus mengajak masyarakat supaya tertarik dengan apa yang mereka jual. Karena bersifat nyata dan dapat kita pegang, jenis iklan ini terkesan lebih menyatu serta dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Iklan media cetak memiliki bentuk yang bervariasi dan sering kita jumpai di jalan ataupun di sekitar pemukiman. Beberapa contohnya yakni spanduk yang terpasang di bahu jalan, kolom khusus di koran, hingga brosur yang dibagikan secara langsung di pusat perbelanjaan. Media-media ini dipakai sebagai ruang untuk memamerkan keunggulan produk secara visual.
Dengan naskah iklan yang memikat serta tampilan yang menggoda, iklan cetak diharapkan mampu meyakinkan masyarakat untuk mau mencoba atau membeli suatu produk. Semakin menarik iklannya, semakin besar kesempatan untuk menjaring pembeli baru serta mempertahankan pelanggan lama.
Ciri-Ciri Iklan Media Cetak
Setelah memahami pengertian iklan media cetak, langsung saja kita beralih ke ciri-ciri yang membedakannya dengan jenis iklan lain yang tersebar di masyarakat.
1. Penyebaran melalui media cetak atau fisik
Sesuai istilah yang dipakai, jenis iklan ini dicetak ke dalam berbagai bentuk dan bisa kita merasakan teksturnya secara langsung dengan tangan. Iklan ini terpasang di berbagai media cetak, mulai dari koran, majalah, baliho, hingga selebaran (pamflet).
2. Gaya bahasa semi formal
Kalimat dalam iklan cetak cenderung rapi dan sopan karena menggunakan gaya bahasa semi formal. Kita tidak bisa bebas memakai bahasa gaul atau bahasa yang biasa kita gunakan sehari-hari di media sosial. Apalagi, jika kita memasukkan suatu iklan di koran, maka penulisannya harus baku dan tertata dengan baik.
3. Pemasangan iklan yang teratur
Ciri iklan media cetak yang ketiga yaitu tidak bisa kita publikasikan dengan sembarangan. Pemasangan iklan harus mengikuti aturan kolom dan baris yang tersedia. Hal ini yang menyebabkan kita harus menunggu giliran karena slot iklan sangat terbatas.
4. Bisa kita simpan dan baca kapan saja
Salah satu keunggulan iklan media cetak yang tidak akan kita rasakan ketika menonton iklan di televisi atau media sosial yaitu kita bisa melihat sekaligus membacanya secara langsung sampai berulang kali secara fisik. Jika kita menyukai iklan tersebut, kita dapat menggunting dan menyimpannya untuk dibaca lagi tanpa perlu jaringan internet.
5. Lebih banyak tulisan daripada gambar
Pada umumnya, iklan media cetak terdapat lebih banyak tulisan ketimbang gambar, animasi, maupun ilustrasi. Hal ini tentu berbeda dengan iklan di media elektronik yang cenderung lebih memanfaatkan keindahan visual, audio, dan gerakan untuk menarik perhatian audiens.
Dikarenakan lebih fokus pada teks yang informatif dan persuasif, iklan media cetak (terutama iklan baris) terasa lebih padat dan kurang berwarna daripada iklan digital. Namun, iklan ini mampu menjangkau target audiens yang spesifik dan tertarik dengan konten yang ditawarkan.
6. Memiliki banyak bentuk
Jika kita memperhatikan dengan saksama, iklan media cetak tidak hanya menampilkan promosi produk. Namun, juga sering memuat informasi lain yang bermanfaat, seperti tawaran jasa, pengumuman resmi, hingga lowongan pekerjaan.
Jenis-Jenis Iklan Media Cetak

Terdapat banyak jenis iklan media cetak yang bisa kita jadikan alternatif pilihan sesuai kebutuhan dan anggaran. Berikut adalah penjelasan ringkasnya:
1. Iklan baris
Jenis iklan media cetak ini hanya berisi tulisan singkat tanpa adanya gambar atau ilustrasi sama sekali. Karena tempatnya terbatas, penulisan iklan ini harus padat dan langsung mengarah pada poin pentingnya. Contohnya yaitu iklan untuk jual beli motor, mobil, rumah, atau lowongan kerja.
2. Iklan kolom
Jenis iklan media cetak ini relatif lebih menarik dari iklan baris, sebab ukurannya lebih luas. Jika memasang iklan di sini, kita bisa menambahkan gambar atau ilustrasi sederhana agar lebih menarik perhatian orang ketika membacanya.
3. Iklan display
Kita dapat mengatakan bahwa iklan display merupakan versi megah dari iklan kolom. Ukuran iklan ini jauh lebih besar dan desainnya dibuat sangat mencolok dengan gambar yang lebih berkualitas. Hal yang perlu kita ingat adalah iklan ini memakan banyak tempat sehingga harga pasangnya bisa jauh lebih mahal.
4. Iklan advertorial
Jenis iklan media cetak selanjutnya yaitu iklan advertorial. Memiliki sifat unik, karena bentuknya mirip dengan artikel berita atau tulisan edukasi. Dengan gaya penulisan deskriptif, iklan ini tidak hanya mengajak pembaca untuk membeli produknya, tapi juga memberikan ilmu pengetahuan baru kepada mereka.
5. Iklan selebaran
Jenis iklan ini tidak termuat di koran atau majalah, melainkan dicetak di lembaran kertas berukuran A3 atau A6 secara terpisah. Iklan selebaran biasa kita bagikan langsung ke pengguna jalan atau ditempel ke tempat-tempat umum.
6. Iklan brosur
Sama dengan iklan selebaran, iklan brosur juga tidak akan kita jumpai di surat kabar, majalah, atau tabloid. Brosur merupakan iklan cetak yang terdiri dari beberapa halaman atau kertas yang dilipat-lipat. Oleh karena itu, informasi yang termuat di dalamnya jauh lebih detail daripada selebaran biasa.
7. Iklan banner
Jenis iklan media cetak yang ketujuh adalah banner. Biasanya, iklan ini dapat kita temukan di berbagai acara khusus seperti pameran, pembukaan toko, atau bazar. Tampilannya jauh lebih menarik karena menggabungkan gambar dan desain yang kreatif.
8. Iklan spanduk
Jenis iklan media cetak yang berada di urutan terakhir yakni spanduk. Dengan ukuran yang panjang dan lebar, iklan ini sangat mudah terlihat dari jarak yang jauh.
Jenis iklan ini dapat di pasang di berbagai lokasi strategis, seperti di pinggir jalan raya, dekat lampu merah, pusat perbelanjaan, pasar, halte, stasiun, hingga kawasan ramai lainnya. Tujuannya yaitu agar orang-orang yang melintas langsung sadar akan keberadaan iklan tersebut.
Nah, itulah penjelasan mengenai pengertian, ciri-ciri, dan jenis-jenis iklan media cetak yang perlu kamu ketahui. Semoga setelah mambaca artikel ini, wawasan dan pengetahuan teman-teman semakin bertambah, ya!

Tuliskan Komentar