Deskripsi
Sejak saat itu, hari Minggu terpatri abadi Menyusun angka dua puluh dua menjadi arti
Sebuah puisi yang mengisahkan tentang rasa yang begitu dalam saat tiba-tiba pelita hati tak lagi di sisi untuk selamanya, sosok yang memberikan keindahan cinta pertama pada sang putri. Bagaimana hari Minggu menjadi hari yang paling sunyi, yang akan terus ia kenang.
Dengan rangkaian diksi yang indah, penulis mengisahkan kehilangan dalam sebuah kumpulan puisi. Untuk yang sedang berduka, semoga buku ini meringankan dukamu. Untuk yang sedang dalam proses sembuh, semoga buku ini mampu menjadi obat lukamu.
Penulis: Annisa Aulia Evinda
Jumlah Halaman: 46





Ulasan
Belum ada ulasan.