Deskripsi
Apakan kita benar-benar mengerti, atau sekadar mengetahui?
Kita hidup di zaman yang memuja kecepatan berpikir, ketepatan logika, dan keangkuhan data. Namun, di tengah persaingan hidup yang semakin sengit (nyper-competition, banyak manusia yang mulai kehilangan esensinya seperti sebuah kotak yang indah di luar, namun kosong di dalam. Kita mahir menaklukkan dunia dengan pengetahuan, tetapi sering kali gagal memahami dunia dengan hati.
Sense of Intelligence adalah sebuah perjalanan pulang. Melalui buku ini, penulis mengajak kita untuk berhenti sejenak dan mengaktifkan kembali wilayah rasa sebuah dimensi yang mengubah pengetahuan menjadi kebijaksanaan dan kebenaran menjadi keindahan. Buku ini membedah bagaimana rasa bekerja dalam seni, hubungan antarmanusia, hingga dalam pengambilan keputusan besar di dunia kepemimpinan.
Buku ini bukan sekadar bacaan untuk pikiran, melainkan bisikan bagi jiwa. Sebuah panduan bagi Anda yang ingin memimpin dengan lebih manusiawi, bekerja dengan lebih bermakna, dan hidup dengan lebih sadar. Karena pada akhirnya, manusia yang istimewa bukanlah mereka yang paling pintar, melainkan mereka yang tetap memelihara rasa kemanusiaannya di tengah rimba dunia.
“Sebab di ruang sunyi antara logika dan rasa, manusia menemukan makna keberadaannya.
Jumlah Halaman: 242





Ulasan
Belum ada ulasan.