Deskripsi
Ada satu malam yang mengubah segalanya. Seorang lelaki muda terbaring di kamarnya, menatap langit-langit yang kosong, sementara kepalanya riuh oleh satu pertanyaan yang tak kunjung menemukan jawaban: apakah malam akan selalu akrab dengan gelap? Ia baru saja lulus kuliah, namun hidupnya seperti berjalan di tempat—rumah yang dipenuhi ketegangan sejak sang ayah jatuh sakit, teman-teman yang telah jauh melangkah, dan dirinya sendiri, masih terjebak di persimpangan yang sama.
Namun, dari titik paling gelap itulah, sebuah perjalanan panjang dimulai—lewat seorang murid yang mengajarkan makna syukur tanpa disadari, lewat luka yang dituliskan hingga menjelma jalan yang tak pernah dibayangkan, lewat hati yang harus dikikis pelan-pelan sebelum akhirnya berani mencinta lagi. Jalan menuju pulih tak pernah lurus. Ada amanah yang datang berlapis-lapis. Ada kehilangan yang datang tepat saat kebahagiaan sedang dirayakan. Dan ada satu hubungan dengan sosok paling keras kepala dalam hidupnya—yang maknanya baru benar-benar dipahami justru ketika waktu bersama telah tak banyak tersisa.
Sebuah kisah tentang jatuh yang berulang kali, dan bangkit yang tak pernah sempurna—namun selalu, selalu, memilih untuk melaju. Sebab hidup bukan soal seberapa jauh gelap itu datang, melainkan seberapa berani kita memilih tetap melangkah, meski dengan hati yang masih basah oleh air mata.






Ulasan
Belum ada ulasan.