Deskripsi
Menjadi muslimah berdaya bukan tentang menjadi perempuan yang mampu melakukan segalanya seorang diri. Ia adalah perjalanan tentang bagaimana seorang perempuan belajar mengenal Tuhannya, memahami dirinya, dan menemukan alasan mengapa ia harus terus melangkah.
Buku ini dimulai dari sebuah pertanyaan sederhana: bagaimana hidayah menemukan kita? Kadang ia datang dari tempat yang jauh, dari peristiwa yang tidak kita rencanakan, atau melalui seseorang yang bahkan tidak pernah kita sangka akan menjadi jalan perubahan. Dari sana, seorang muslimah mulai belajar melihat dunia lebih jauh dari sekadar apa yang tampak di depan mata.
Namun menemukan cahaya bukan berarti perjalanan menjadi mudah.
Ada masa ketika kita bertanya, “Apakah aku harus peduli?” Ada masalah yang ingin dihindari, luka yang harus didamaikan, dan sisi diri yang perlu diselami lebih dalam. Sebab sebelum mampu memberi cahaya kepada sekitar, kita perlu berani masuk ke ruang-ruang dalam diri sendiri, bertemu dengan ketakutan, keraguan, kelemahan, bahkan bayang-bayang yang selama ini kita sembunyikan.
Muslimah Berdaya adalah catatan tentang metamorfosis itu.
Tentang seorang muslimah yang perlahan belajar bahwa bertumbuh tidak selalu berarti berubah menjadi seseorang yang sama sekali berbeda. Terkadang, bertumbuh adalah menemukan kembali siapa dirinya, lalu mengarahkannya kepada Allah.
Ia belajar mencari cahaya di antara bayang-bayang. Menelusuri lorong-lorong kehidupan yang tidak selalu terang. Mengisi kembali energi ketika langkah mulai melemah. Dan pada akhirnya memahami bahwa keberdayaan bukan hanya tentang seberapa jauh ia mampu berjalan, tetapi untuk siapa ia berjalan dan siapa yang ingin ia ajak berjalan bersamanya.
Karena mungkin, menjadi muslimah berdaya bukan tentang berdiri paling tinggi di antara yang lain.
Melainkan tentang memiliki hati yang cukup kuat untuk tetap teguh, kaki yang cukup berani untuk melangkah, dan jiwa yang cukup luas untuk menjadi manfaat.
Sebab ketika seorang muslimah menemukan cahaya di dalam dirinya, ia tidak berhenti pada dirinya sendiri.
Ia menjadi cahaya bagi sekitarnya.






Ulasan
Belum ada ulasan.