Deskripsi
Sebuah pertanyaan sederhana dari seorang murid desa mengubah cara pandang Ahmad terhadap pendidikan. “Kalau kita pintar, tapi tetap miskin, apa gunanya bersekolah?” Sebagai peneliti pendidikan, Ahmad mulai mempertanyakan banyak hal yang selama ini dianggap benar. Ia menyadari bahwa masalah pendidikan bukan hanya tentang kurikulum, anggaran, atau kebijakan, tetapi juga tentang bagaimana sebuah bangsa menghargai ilmu, guru, dan masa depan. Pencarian jawaban atas pertanyaan itu membawanya pada sebuah gagasan besar yang mengundang harapan sekaligus penolakan. Di tengah berbagai tantangan, tekanan politik, dan perjalanan cinta, Ahmad berjuang membuktikan bahwa perubahan selalu dimulai dari pendidikan. Menjadi, Bukan Mencari adalah novel tentang pendidikan, harapan, dan keberanian untuk membangun masa depan yang lebih baik.






Ulasan
Belum ada ulasan.