Pre-Order

Buku Membangun Budaya Literasi Anak

Rp 50,000

Membaca dan menulis bukan sekadar kemampuan yang dibutuhkan di bangku sekolah. Keduanya merupakan pintu untuk memperoleh pengetahuan, mengembangkan cara berpikir, mengenali potensi diri, dan mempersiapkan masa depan. Namun, di tengah perubahan zaman, budaya membaca dan menulis masih menghadapi berbagai tantangan, khususnya dalam kehidupan anak-anak di Tanah Papua.

 

Melalui buku Membangun Budaya Literasi Anak, Pdt. Yahya Keiya. M.Th. mengajak orang tua, guru Sekolah Minggu, gereja, dan masyarakat untuk melihat kembali pentingnya membangun kebiasaan literasi sejak usia dini. Buku ini membahas kondisi literasi anak, pengaruh lingkungan, peran orang tua dan guru. pentingnya perpustakaan, serta berbagai kegiatan sederhana yang dapat menumbuhkan minat anak terhadap buku dan tulisan.

 

Bagi penulis, membangun budaya literasi tidak dapat dipisahkan dari pembinaan iman dan karakter. Rumah dan gereja dipandang sebagai ruang penting bagi anak untuk belajar, sementara guru dan orang tua memiliki tanggung jawab untuk mendampingi, memotivasi, dan memberikan teladan. Membaca dan menulis pun dimaknai sebagai bagian dari upaya menghadirkan terang dalam kehidupan sebuah pelita yang membantu anak mengenal dunia sekaligus menemukan arah bagi masa depannya.

Detail Buku

PenulisPdt. Yahya Keiya, M.Th.
Jumlah Halaman146

Tersedia di backorder

Pesan via WhatsApp

Deskripsi

Membaca dan menulis bukan sekadar kemampuan yang dibutuhkan di bangku sekolah. Keduanya merupakan pintu untuk memperoleh pengetahuan, mengembangkan cara berpikir, mengenali potensi diri, dan mempersiapkan masa depan. Namun, di tengah perubahan zaman, budaya membaca dan menulis masih menghadapi berbagai tantangan, khususnya dalam kehidupan anak-anak di Tanah Papua.

Melalui buku Membangun Budaya Literasi Anak, Pdt. Yahya Keiya. M.Th. mengajak orang tua, guru Sekolah Minggu, gereja, dan masyarakat untuk melihat kembali pentingnya membangun kebiasaan literasi sejak usia dini. Buku ini membahas kondisi literasi anak, pengaruh lingkungan, peran orang tua dan guru. pentingnya perpustakaan, serta berbagai kegiatan sederhana yang dapat menumbuhkan minat anak terhadap buku dan tulisan.

Bagi penulis, membangun budaya literasi tidak dapat dipisahkan dari pembinaan iman dan karakter. Rumah dan gereja dipandang sebagai ruang penting bagi anak untuk belajar, sementara guru dan orang tua memiliki tanggung jawab untuk mendampingi, memotivasi, dan memberikan teladan. Membaca dan menulis pun dimaknai sebagai bagian dari upaya menghadirkan terang dalam kehidupan sebuah pelita yang membantu anak mengenal dunia sekaligus menemukan arah bagi masa depannya.

Pada akhirnya, buku ini merupakan ajakan untuk memulai perubahan dari hal-hal sederhana: menyediakan buku, membaca bersama, menulis. bercerita kembali, membangun perpustakaan, dan memberikan ruang bagi anak untuk terus belajar. Sebab, ketika budaya membaca dan menulis. tumbuh sejak dini, anak-anak memiliki bekal yang lebih kuat untuk mengembangkan diri dan mengambil bagian dalam masa depan keluarga, gereja, masyarakat, dan Tanah Papua.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Buku Membangun Budaya Literasi Anak”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

🚚
Pengiriman Cepat
JNE, J&T, SiCepat
ðŸ’ģ
Bayar Aman via Tripay
BCA, BRI, QRIS, OVO, ShopeePay
📚
Buku Original
Langsung dari penerbit
💎
Customer Service
WA: 0857-1020-4409
Penulis Detak Pustaka?
Cek royalti, status naskah, dan laporan penjualan buku Anda di dashboard penulis.
Buka Dashboard
Buku Membangun Budaya Literasi Anak Rp 50,000