Deskripsi
Ada satu pertanyaan yang menjadi jantung buku ini: mengapa kita tetap menonton sepak bola, ketika satu per satu alasan awal kita mencintainya telah pergi? Lebih dari 90 Menit adalah catatan seperempat abad seorang Madridista menyaksikan Real Madrid dan Timnas Spanyol berubah. Dari era penantian Tabloid BOLA dan siaran ulang pagi hari, menuju era ketika algoritma dan teknologi ikut menentukan siapa yang layak menjadi bintang lapangan. Namun, di balik semua perubahan besar itu, ada satu kehilangan yang paling sunyi: dulu, sepak bola adalah ritual Bersama.
Ditonton berdampingan dengan bapak di depan TV layar cembung, atau bersama sahabat di basecamp suporter dan meja warung kopi. Kini, satu per satu dari kita berjalan di takdir masing-masing, dan menonton pun perlahan menjadi kegiatan sendiri-sendiri. Ditulis dengan nada hangat, reflektif, dan sesekali menggigit, buku ini mengajak siapa pun—penggemar klub apa pun—untuk merenungkan bagaimana cinta yang kita rawat bisa berubah bentuk seiring waktu, sementara cinta itu sendiri, entah bagaimana, tetap bertahan.






Ulasan
Belum ada ulasan.