Deskripsi
Di Pulau Bangka, batas antara dunia manusia dan dunia gaib tidak pernah benar-benar tertutup. Di sana, gasing kayu bisa menyimpan kejujuran sejati. Sungai yang jernih tak pernah berdusta soal siapa yang bersalah. Lisan yang asal bicara bisa berubah menjadi kutukan abadi yang menggema dari perut bumi. Dan laut, yang tampak tenang di permukaan, diam-diam mencatat setiap keserakahan yang pernah menodainya. KELEKAK menghimpun dua puluh kisah dari tanah Bangka, tentang anak yang dirundung karena selalu kalah, saudagar licik yang menukar cinta dengan tipu daya, pemuda sombong yang menantang petir di puncak bukit, hingga seorang adik yang mengorbankan diri demi membebaskan kampungnya dari kutukan kuno.
Setiap cerita membawa pembaca menyusuri legenda di balik nama tempat, istilah, dan kebiasaan masyarakat Bangka yang masih hidup hingga hari ini. Bukan sekadar dongeng pengantar tidur, buku ini adalah undangan untuk percaya bahwa di balik kabut hutan, derasnya sungai, dan gelapnya laut selatan, alam dan leluhur selalu mengawasi, menunggu manusia memilih antara kejujuran atau keserakahan, kerendahan hati atau kesombongan yang berakhir menjadi batu. Selamat berpetualang dalam keajaiban cerita Bangka, di mana setiap legenda menyimpan pelajaran yang menunggu untuk dipetik.






Ulasan
Belum ada ulasan.