Deskripsi
Jakarta tahun 2050, masih terlihat sibuk, modern, dan penuh kehidupan. Namun, di balik itu, bahaya datang perlahan. Air laut mulai naik, genangan muncul di berbagai sudut kota, den tanda-tanda alam semakin jelas. Sayangnya, banyak orang memilih mengabaikannya. merasa semuanya masih bisa ditunda.
Ketika Jakarta mulai tenggelam, kehidupan banyak orang ikut berubah. Ammar, Shasa, Nala, Juna, dan Rudi harus menghadapi kehilangan. rahasia masa lalu, serta pilihan-pilihan sulit yang akan menentukan masa depan mereka.
Di tengah kehancuran, masih ada harapan. Sebuah lukisan menyimpan kenangan tentang Jakarta yang pernah indan, sementara sebuah rekaman menyimpan kebenaran tentang apa yang sebenarnya terjadi.
Kisah Ini bukan hanya tentang bencana, tetapi tentang manusia, penyesalan, keberanian, dan kesempatan untuk belajar sebelum semuanya terlambat.
Jakarta tidak tenggelam dalam semalam. la tenggelam karena terlalu lama diabaikan.
Jumlah Halaman: 104





Ulasan
Belum ada ulasan.