Deskripsi
Dalam buku antologi puisi ini, “Ibu Jangan Bunuh Diri Dulu hadir sebagai sajak yang menyimpan sunyi. Tentang seorang ibu yang lelah menjalani hidup, tentang sepi yang tak diungkap, dan tentang cinta vang akan selalu ada untuknya.
Melalui bait-bait yang hangat namun penuh luka, puisi ini memperlihatkan bahwa sosok ibu yang terlihat kokoh pun dapat merasa letih dan putus asa. Di tengah hening yang menyesakkan itu, suara anak di baliknya menahan kepergian ibunya dengan cinta yang sederhana-tawa anak, hangatnya pelukan, dan obrolan kecil di sela secangkir kaupi.
“Ibu Jangan Bunuh Diri Dulu” melengkapi antologi ini, yang merangkum berbagai rasa luka, harapan, dan suara-suara yang sering kali lama terdiam.
Jumlah Halaman: 82





Ulasan
Belum ada ulasan.