Deskripsi
Tyas percaya bahwa pernikahan adalah tentang bertahan, bahkan ketika keadaan tak lagi mudah. Demi keluarga, ia rela mengorbankan banyak hal dan tetap berdiri di sisi Prabu, suaminya. Meski berkali-kali harus menghadapi kegagalan dan persoalan yang datang silih berganti.
Namun, ketika Prabu pergi dan perlahan menghilang tanpa kabar, Tyas dihadapkan pada kenyataan yang tak pernah ia bayangkan. Di tengah utang, tanggung jawab keluarga, dan luka yang harus disembunyikan, ia terus bertanya: sampai kapan penantian harus dipertahankan!
Bagi Tyas, melepaskan bukanlah perkara sederhana. Ada cinta, kenangan, dar harapan yang harus sa lawan. Tetapi, ketika seseorang terlalu lama dibiarkan berjuang sendirian, akankah hati masih memiliki alasan untuk
Di antara penantian dan kepergian, Tyas harus memilih tetap menunggu seseorang yang tak kunjung pulang, atan menyelamatkan dirinya sendiri.






Ulasan
Belum ada ulasan.