Deskripsi
Harusnya kita bicara menyimpan makna dalam yang tak kunjung sampai kepada terkasih. Seolah terbentuk dinding batu diantara dua hati yang tak saling merunduk.
Percakapan kita hanya jeritan tak pernah berakhir,
Terjebak dalam ruang kecewa yang terus terukir,
Tanganmu membeku sebelum sempat ku genggam,
Membiarkan cintaku hancur tak diterima alam.
Buku ini menyajikan sajak dengan diksi yang apik dan berwarna. Tidak hanya tentang kisah cinta, tapi terdapat pula kritik pemerintahan, kisah kasih orang tua, keluarga dan buah hati. Tersaji dengan bahasa yang sejuk dan menyegarkan mata dan hati. Selamat membaca!
Penulis: Arif Devano Arkana
Jumlah Halaman: 154 (full color)





Ulasan
Belum ada ulasan.