Deskripsi
Mereka pertama kali bertemu sebagai dua orang asing. Hanya sebuah ruang ujian, sebuah pertemuan singkat, dan seorang gadis yang memukul meja. Tidak ada yang istimewa. Setidaknya saat itu. Namanya Nara. Raka kemudian mengenalnya sebagai teman. Dari pertemanan, tumbuh kedekatan yang perlahan membawa mereka pada sebuah kenyataan memiliki tembok penghalang yang besar. Mereka tidak hanya tentang dua orang yang ingin bersama, tetapi ada keluarga yang harus dihadapi, pendidikan yang harus diselesaikan, jarak yang harus dijalani, dan keputusan yang mungkin mengubah seluruh kehidupan mereka. Dengan segala tantangan berat, mereka akhirnya memilih menikah.
Namun, menikah ternyata bukanlah akhir dari perjuangan. Ada keluarga yang menjauh. Ada kota yang memisahkan. Ada kehidupan sebagai pasangan yang harus dibangun dari kamar kos kecil, keterbatasan, pandemi, pendidikan, dan penantian panjang. Di tengah semuanya, Raka hanya berusaha memegang satu hal; tidak pergi. Karena mencintai seseorang bukan tentang seberapa mudah perjalanan yang akan dilalui. Melainkan tentang seberapa lama seseorang bersedia tetap tinggal ketika perjalanan itu menjadi sulit.
Gadis yang Memukul Meja dan Lelaki yang Tak Pernah Pergi. Sebuah kisah tentang pertemuan, pertemanan, keyakinan, keluarga, jarak, kehilangan, dan cinta yang memilih untuk bertahan.






Ulasan
Belum ada ulasan.