Deskripsi
Identitas manusia tidak selalu hadir dalam bentuk yang utuh. Dalam banyak situasi, justru fragmen kecil seperti tulang menjadi petunjuk penting untuk mengungkap siapa seseorang sebenarnya. Di titik inilah antropologi forensik memainkan peran yang tidak tergantikan, menjembatani sains dengan kemanusiaan.
Buku ini mengulas secara sistematis bagaimana panjang tulang panjang, khususnya tibia dan ulna, dapat digunakan untuk memperkirakan tinggi badan, dengan fokus pada karakteristik populasi etnis Batak. Disajikan melalui pendekatan yang terstruktur namun tetap mudah diikuti, pembahasan dalam buku ini menghubungkan konsep dasar, metode pengukuran, hingga penyusunan formula estimasi yang relevan secara kontekstual. Bukan sekadar teknik perhitungan, buku ini menawarkan pemahaman tentang pentingnya pendekatan spesifik populasi dalam analisis forensik. Materi yang disajikan diharapkan dapat menjadi rujukan bagi mahasiswa, akademisi, praktisi forensik, maupun pembaca umum yang memiliki ketertarikan pada kajian identifikasi manusia berbasis ilmiah.
Dengan menggabungkan ketelitian metodologis dan relevansi praktis, buku ini menghadirkan cara lain dalam “membaca” tubuh manusia—bahwa bahkan dari sisa yang paling sederhana, sebuah identitas tetap dapat ditelusuri.
Jumlah Halaman: 180





Ulasan
Belum ada ulasan.