Deskripsi
Profesor Gionaldi Soedibjo hampir menyentuh takdirnya sebagai penyelamat umat manusia. Di stasiun antariksa Corona II yang mengorbit Merkurius, ia dan tim ilmuwan internasional berhasil menciptakan “Matahari Buatan”, kandidat sumber energi masa depan yang melimpah dan gratis, melalui eksperimen partikel Seedrium yang revolusioner. Namun, euforia itu hancur dalam hitungan detik saat Kapten Dezta, sang pelindung misi, menarik pelatuk pistolnya.
Satu per satu ilmuwan tewas dalam gravitasi rendah. Di tengah genangan darah yang melayang, sebuah ledakan energi murni terjadi. Gionaldi tidak mati; ia bertransformasi menjadi Energion. makhluk cahaya dengan kesadaran tanpa batas.
Kini, Energion kembali ke Bumi. Namun, ia bukan lagi manusia yang dikenal kekasihnya, Noura. Di dunia yang penuh dengan Industri senjata dan ambisi kekuasaan, kehadirannya dianggap sebagai ancaman global sekaligus senjata suci yang diperebutkan. Saat ia mencoba “menyembuhkan dunia dengan menghancurkan pabrik-pabrik senjata, muncul Deathstar-entitas kegelapan yang lahir dari dosa masa lalu yang sama, namun dengan satu tujuan: kehancuran total.
Dari jalanan Jakarta yang kacau hingga pertempuran kosmik di orbit Bumi, Energion harus memilih: menjadi pelindung yang penuh belas kasih, atau algojo bagi peradaban yang telah mengkhianatinya.






Ulasan
Belum ada ulasan.