Deskripsi
Bagaimana rasanya tumbuh di dunia yang melarangmu untuk menangis?
Sejak berusia belum genap lima tahun, ia sudah terbiasa melangkah sendirian menyusuri labirin tembok padat penduduk, mengencangkan jepit rambutnya yang warna-warni, dan menelan kesunyian tanpa pernah mengeluh. Di bawah doktrin bahwa ketabahan adalah satu-satunya standar keberhargaan, ia tumbuh menjadi seorang “aktor” yang andal. Di dunia luar, ia mengenakan topeng keceriaan yang sempurna seorang profesional perbankan berprestasi nasional yang selalu menyapa dengan senyum ramah. Namun, di balik kubikel kantor dan ruang-ruang yang terus berpindah, ada badai sunyi yang bergemuruh riuh di dalam kepala yang bising.
Ketika dunia dihantam pandemi pada tahun 2020, tubuhnya akhirnya melayangkan proces keras. Di bawah bayang-bayang demam tinggi dan benjolan yang bersarang di hawah dagunya, ta dipaksa menghadapi puncak kerakutan terdalam kernatian. Namun, dari meja operasi itulah titik balik spiritualnya dimulai. Ja tersadar bahwa berhasil bertahan hidup hingga hari ini adalah sebuah prestasi yang tidak perlu dibanding-bandingkan dengan garis finis orang lain.
Bravely Soft adalah sebuah catatan jujur tentang bagaimana seorang “”anak anomali”” berdamai dengan masa lalu yang retak. Di tengah lingkaran keluarga yang menawarkan cirra bersyarat demi kepentingan finansial, ta akhirnya memilih untuk melepaskan ekspektasi, meruntuhkan tembok kemunafikan, dan helajar berteman dengan dirinya sendiri.
Ini bukan sekadar cerita tentang rasa sakit, melainkan sebuah panduan anggun untuk menemukan kekuatan di dalam kelembutan. Karena pada akhirnya, keberanian terbesar seorang pejuang sunyi bukanlah tentang seberapa keras ia memukul balik kehidupan, melainkan seberapa berani ia melangkah pergi demi menebus sebuah kedamaian yang tak ternilai harganya.






Ulasan
Belum ada ulasan.