Deskripsi
Di pedesaan, telemedicine tidak hadir sebagai teknologi yang langsung mapan. Ia masuk ke dalam kehidupan masyarakat yang telah dibentuk oleh jarak, kebiasaan, keterbatasan akses, dan cara-cara tertentu dalam memaknai kesehatan. Buku ini mengajak pembaca melihat telemedicine sebagai praktik kesehatan yang dijalani, dipelajari, dan dinegosiasikan dalam keseharian masyarakat pedesaan.
Pembahasan dalam buku ini menelusuri bagaimana kemampuan digital, kemudahan penggunaan layanan, dan konteks kebijakan kesehatan daerah membentuk cara telemedicine digunakan dan dipertahankan. Pengalaman belajar menggunakan aplikasi, rasa ragu dan percaya, hingga pertimbangan manfaat yang dirasakan menjadi bagian dari proses adopsi yang tidak selalu linear.
Dengan pendekatan yang kontekstual dan reflektif, buku ini ditujukan bagi akademisi, praktisi kesehatan, dan pembuat kebijakan yang ingin memahami telemedicine bukan sekadar sebagai inovasi teknologi, tetapi sebagai bagian dari transformasi layanan kesehatan di wilayah pedesaan Indonesia.
Jumlah Halaman: 100





Ulasan
Belum ada ulasan.